Kamis, 01 November 2012

2. Bentuk budaya yang merupakan hasil dari kerjasama, akomodasi, asimilasi, dan akulturasi (Mrs. Mila)


Interaksi sosial adalah hubungan yang dinamis. Hubungan yang dimaksud adalah dapat berupa hubungan antar individu dengan individu, individu dengan kelompok atau kelompok dengan klompok. Tanpa interaksi sosial tidak akan ada kehidupan bersama dan kehidupan sosial dapat terwujud dalam berbagai bentuk pergaulan seseorang dengan orang lain. Bertemunya orang perorangan secara badaniah tidak akan menghasilkan pergaulan hidup dalam suatu kelompok sosial. Pergaulan hidup semacam itu akan terjadi apabila orang-orang atau kelompok bekerjasama dan saling berkomunikasi untuk mencapai tujuan bersama.

Bentuk-bentuk interaksi sosial

Berdasarkan pendapat menurut tim sosiologi (2002), interaksi sosial dikategorikan menjadi 4 yaitu kerjasama, akomodasi, asimilasi dan akulturasi yang semuanya merupakan bentuk interaksi sosial yang bersifat asosiatif.
  1. Kerjasama
Kerja sama adalah suatu usaha bersama antarindividu atau kelompok untuk mencapai tujuan bersama. Kerja sama timbul apabila orang menyadari memiliki kepentingan dan tujuan yang sama, serta menyadari bahwa hal tersebut bermanfaat bagi dirinya atau orang lain. Kerja sama timbul karena orientasi individu terhadap kelompoknya (in group) dan orientasi individu terhadap kelompok lainnya (out group).


gambar di atas merupakan contoh kerjasama dalam bentuk menanam pohon secara bersama-sama agar bumi ini kembali hijau lagi. kerjasama sangat penting dalam kehidupan kita, karena tanpa adanya kerjasama kita tidak akan menjadi makhluk sosial. Dengan menanam pohon otomatis kita akan berkomunikasi dengan individu lain dan berinteraksi dengan baik.

     2.  Akomodasi

Akomodasi memiliki dua makna, yaitu sebagai keadaan dan proses. Akomodasi sebagai keadaan mengacu pada keseimbangan interaksi antar individu atau antar kelompok yang berkaitan dengan nilai dan norma sosial yang berlaku. Akomodasi sebagai sebuah proses mengacu pada usaha-usaha manusia untuk meredakan suatu pertentangan agar tercipta keseimbangan.
Akomodasi sebenarnya merupakan suatu cara untuk menyelesaikan pertentangan tanpa menghancurkan lawan. Tujuan Akomodasi berbeda-beda, tergantung pada situasi yang dihadapi.


Didalam hidup bermasyarakat sudah pasti kita mengalami konflik, baik itu antar individu maupun kelompok. gambar di atas merupakan contoh dari akomodasi yang terjadi didalam rapat yang mencoba memberi putusan yang baik dalam menyelesaikan konflik yang ada didalam rapat tersebut, salah satunya melalui musyawarah bersama untuk mencapai kesepakatan bersama.

    3.   Asimilasi
Asimilasi merupakan usaha-usaha untuk mengurangi perbedaan antar individu atau antar kelompok guna mencapai satu kesepakatan berdasarkan kepentingan dan tujuan-tujuan bersama. Dalam asimilasi terjadi proses identifikasi diri dengan kepentingan-kepentingan dan tujuan kelompok. Apabila dua kelompok atau dua orang melakukan asimilasi, maka batas-batas antar kelompok akan hilang dan keduanya melebur menjadi satu kelompok yang baru.



   4.  Akulturasi
Akulturasi adalah berpadunya dua kebudayaan yang berbeda dan membentuk suatu kebudayaan baru dengan tidak menghilangkan ciri kepribadian masing-masing. akulturasi sama dengan kontak budaya yaitu bertemunya dua kebudayaan yang berbeda melebur menjadi satu menghasilkan kebudayaan baru tetapi tidak menghilangkan kepribadian/sifat kebudayaan aslinya.  



Contoh akulturasi adalah Candi Borobudur yang merupakan perpaduan antara kebudayaan India dan kebudayaan Indonesia. Demikian juga musik keroncong yang merupakan perpaduan antara musik Portugis dan musik Indonesia.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar